You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
766 Guru, Merbot dan Dhuafa Terima Dana Operasional
photo Nurito - Beritajakarta.id

766 Mustahik di Jaktim Terima Bantuan

Sebanyak 766 mustahik yang terdiri dari guru ngaji, guru TPA, marbot dan dhuafa, Kamis (26/7),  mendapat bantuan dana dari Bazis Jakarta Timur. 

Bantuan ini rutin diberikan pada para mustahik yang berhak menerimanya

Bantuan uang operasional sebesar Rp 1 juta setiap orang ini, diberikan secara simbolis oleh Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar.

Bazis Jaktim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Bidara Cina

Anwar mengatakan, 766 mustahik yang menerima bantuan ini berasal dari Kecamatan Matraman dan Duren Sawit.

"Bantuan ini rutin diberikan pada para mustahik yang berhak menerimanya. Seluruh dana bersumber dari dana ZIS yang dikelola Bazis," ucap Anwar.

Dia berharap, bantuan dana operasinal ini dapat bermanfaat dan bisa memberikan motivasi serta semangat pada mereka agar bekerja lebih baik lagi.

Kepala Bazis Jakarta Timur, Dwi Busara mengungkapkan, pada tahun ini pihaknya menyalurkan bantuan operasional untuk 4.644 guru, marbot dan dhuafa dengan total nilai sebesar Rp 4,644 miliar. Bantuan ini disalurkan secara bertahap kepada mustahik setiap kecamatan. 

"Hari ini dua kecamatan, pekan lalu satu kecamatan yaitu Kecamatan Cakung. Bantuan kita berikan sampai 4.644 orang mendapatkan semua," pungkas Dwi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2488 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1310 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1054 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1053 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye890 personDessy Suciati